Rabu, 17 Agustus 2016

Hadiah Bagi Para Penghafal Qur’an


                Apabila sebuah perlombaan digelarkan, maka banyak pula orang-orang berbondong untuk mengikutinya, apalagi bila panitia penyelenggara perlombaan tersebut mengumumkan berbagai jenis hadiah, yang sangat menggiurkan. Begitu pula dengan kehidupan didunia ini Allah Subhanahu Wata’ala telah menyelenggarakan banyak beribu-ribu perlombaan, perlombaan amal ibadah, perlombaan menabung untuk akhirat, dan ada juga perlombaan untuk menjaga kitab suci-Nya yakni Al-Qur’an Al-karim. Disana pula Allah Subhanahu Wata’ala telah banyak menyediakan berbagai hadiah yang sangat tiada tara indahnya.
                Tapi banyak kaum muslimin yang masih belum sadar akan perlombaan tersebut, padahal notabenenya mereka mengaku bahwa kitab suci mereka adalah Al-Qur’an. Mereka lalai akan perlombaan tersebut dengan kehidupan dunia yang sangat fana. Al-Qur’an juga adalah kitab petunjuk untuk seluruh manusia, lalu berapa banyakkah para penjagaNya ? apakah mereka tidak tahu akan keutamaan para penjaga Al-Qur’an tersebut ? bahkan mereka mengira bahwa hadiah yang diberikan hanyalah diakhirat saia padahal Allah Subhanahu Wata’ala memberikannya bukan hanya diakhirat melainkan dunia nan akhirat. Berikut ini kami paparkan berbagai piyala kehormatan bagi para penghafal Al-Qur’an tersebut.


Ø  Untuk Kehidupan Dunia.

1.       Menghafal Al-Qur’an Adalah Ciri Orang-Orang Yang Berilmu.
Allah Subhanahu Wata’ala telah berfirman dalam kitab-Nya yang Artinya :
“Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang dzalim.”
(QS Al-Ankabut : 49)
Dari ayat diatas dapat disimpulkan bahwa para penghafal Al-Qur’an mereka layak diberi gelar professor minimal, karena mereka adalah orang-orang yang berilmu, bukankah seorang yang menyandang gelar profesor adalah orang-orang yang berilmu ?.

2.       Lebih Diutamakan Dari Kaum Muslimin Lainya.
Sebuah riwayat dari hadist nabi shollallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, tentang cerita rosulullah shollallahu alaihi wasallam yang lebih mengutamakan yang lebih banyak hafalanya tatkala ada dua orang Syuhada’ pada perang Uhud beliau shollallahu alaihi wasallam lebih mengutamakan yang banyak hafalanya :
“Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, “Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Quran, ketika ditunjuk salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)




Dan permisalan Rosulullah shollallahu alaihi wasallam bagi para penghafal Al-Qur’an.
عن ابن عباس زضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : ((ان الذين ليس في جوفه شيء من القران كالبيت الخرب )) رواه الترمذي, وقال : حديث حسن صحيح.
Dari Ibnu Abbas Rodhiyallahu anhuma berkata : Rosulullah shollallahu alaihi wasallam bersabdah : (( Sesungguhnya orang-orang yang tidak ada dalam kerongkonganya satu ayatpun dari al-qur’an maka dia seperti rumah yang tidak berpenghuni )). Hr. Tirmidzi, dia berkata hadist hasan shohih.
Maka orang-orang yang sering bahkan menghapal al-qur’an sudah dipastiakan bahwa ia ibarat sebuah istana yang sangat megah.

3.       Para Penghafal Al-Qur’an Adalah keluarga Allah dan Orang-Orang Yang Khusus.
Sebuah riwayat mungkin telah banyak tahu bagi para penghafal al-qur;an dari hadist rosulullah shollallahu alaihi wasallam yang berbunyi “ ال الله و خاصته  “diriwayatkan oleh Anas ra. Ia berkata Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri daripada manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?” Baginda manjawab, “yaitu ahli quran (orang yang membaca atau menghapal quran dan mengamalkannya). Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.” (HR. Ahmad)

Ø  Untuk Kehidupan Akhirat.

1.       Sebagai Syafa’at pelindung serta penyelamat diakhirat
Perhatikan bunyi hadist Rosulullah shollallahu alaihi wasallam ini :
عن ابي امامة زضي الله عنه قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول : (( اقرؤوا القران : فانه ياتي يوم القيامة شفيعا لاصحابه )) رواه مسلم
Dari Abi Umamah Rodhiyallahu anhu dia berkata : ‘’ saya mendengar Rosulullah shollallahu alaihi wasallam bersabdah : (( Bacalah al-qur’an : sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai syafa’at kepada para pemegangnya ))” Hr. Muslim.
Dimana pada hari kiamat seluruh manusia sangat memerlukan Syafa’at serta keridhoan Allah Subhanahu Wata’ala. Sudah amankah kita untuk menghadapinya ? inilah salah satu hadiah yang Allah berikan kepada para penghafal al-qur’an pada hari kiamat kelak.
2.       Allah Subhanahu Wata’ala meningkatkan derajat para penghafalnya.
Sebuah hadist menyebutkan bahwa para penghafal alqu’an pada hari kiamat kelak mereka diperintahkan untuk membaca ayat demi ayat dari al-qur’an, dan setiap kali ayat yang ia baca akan menaikan derajatnya,
عن عبد الله بن عمرو بن العاص زضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه و سلم قال : (( يقال لصاحب القران : اقرا و ازتق ورتل كما كنت ترتل في الدنيا, فان منزلتك عند اخر اية تقرؤها )) زواه ابو داود و الترمذي, وقال حديث حسن صحيح 
Dari Abdillah bin Amri bin ‘Ash dari nabi SAW. Ia bersabda, “Akan dikatakan kepada shahib quran, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau mentartilkan Al Quran di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR Abu Daud dan At-Tirmidzi).






Tidak ada komentar:

Posting Komentar